Monday, December 24, 2007

The War

Barusan aku nonton Letters from Iwojima.
humm..entah kenapa, film tentang perang, terutama perang klasik yang melibatkan pertempuran frontal antar manusia, selalu membuatku terkesan. Dari Schlinder's List, Saving Private Ryan, sampai Tae Guk Gi

Terkadang aku berpikir.. sebenarnya apa tujuan dari sebuah perang? Apakah sebuah penghancuran atas eksistensi manusia dapat dibenarkan oleh sebuah tujuan?
Pramoedya Ananta Toer menggambarkan perang dari sudut yang menarik pada salah satu cerpennya dalam All That Is Gone.
Ia mengatakan bahwa seseorang tidak dapat menjadi manusia seutuhnya dalam sebuah perang, dan itu adalah benar adanya. Bagiku perang, hanyalah sebuah alat pembenaran yang rasional untuk sebuah pengakuan, usaha dari sebuah pihak untuk menguasai pihak lain. Namun perang juga merupakan sebuah usaha pembelaan, usaha pembebasan, yang terkadang membuat sang pelaku justru semakin terperangkap. Dan yang memahami benar mengenai perang justru adalah orang-orang yang terlibat langsung di dalamnya, dan bukan sang penggagas perang itu sendiri.

Dan bagaimana dengan perang pribadi..?
Perang yang berkobar dalam diri setiap pribadi manusia. Setiap kali kita harus memutuskan sesuatu, menginginkan sesuatu, mengharapkan sesuatu...seakan seluruh hidup kita adalah sebuah perjuangan tanpa henti hanya untuk menemukan sesuatu atau mencapai sesuatu. Jika memang benar demikian, dapatkah seorang manusia menemukan kedamaian?
Ya..bagiku perang itu akan selalu abadi, sampai pada saat aku mati.
Namun bagiku, setiap peperangan pasti memiliki akhir..walau di kemudian hari kita akan menemui peperangan yang baru. Sebuah jeda untuk beristirahat, mengumpulkan tenaga untuk menghadapi suatu perang yang baru.
Saat ini yang mengalir seperti pasir
tak akan kemabli waktu kita memaksanya hadir
Apakah suatu saat kita akan menjadi lawan atau kawan
Menemukan atau kehilangan
seorang teman seperjuangan
Harapan
Kehancuran
Kekuatan
Ketakutan
We just never knew
Maka untuk saat ini, aku hanya ingin menarik napas
Dia yang di Sana, telah berbaik hati pada kita
sehingga kita ada
Selayaknya aku membalas kebaikan itu dengan bersyukur
bahwa aku ada
greetingforchristmasattheendofmywar